Wahai putri ku, engkau telah meninggalkan rumah tempat engkau tumbuh di dalamnya, berpindah dirumah seorang pria yang belum kau kenal dan teman hidup yang belum kau akrabi. maka jadilah engkau sebagai budak baginya niscaya ia akan menjadi budak bagimu. jagalh sepuluh perangai untuknya, niscaya dia akan menjadi dasar berpijak dan peringatan bagimu.
Pertana dan kedua : Tunduk pada suami dengan sikap Qona'ah, mendengar dengan baik dan taat
Ktiga dan keempat : Jagalah penglihatan dan penciumannya. Jangan sekali-kali pandangan matanya jatuh pada sesuatu yang jelek dari dirimu dan jangan sampai ia mencium dari dirimu kecuali aroma wewangian.
Kelima dan keenam : Perhatikan waktu tidurnya dan waktu makannya. Karena panasnya rasa lapar begitu membakar dan kurangnya tidur memicu kemarahan.
Ketujuh dan kedelapan : Menjaga hartanya, belas kasih dan sayang pada sanak saudara dan keluarganya. Landasan menjaga harta adalaha membuat erhitungan yang baik dan landasan menjaga keluarga adalah baik dalam mengatur.
Kesembilan dan kesepuluh : Jangan engkau durhaka padanya dalam satu perkara pun dan jangan sebarkan rahasianya. Karen ajika engkau menyelisihi perintahnya dan menyalakan amarahnya, dan engkau sebarkan rahasianya, engkau tidak akan aman dari penghianatannya.
Kemudian , hindarilah wahai anak ku dari bersuka cita di hadapan kesedihannya dan jangan bersedih di hadapan suka citanya.
Apabila cinta memanggilmu, ikutilah dia Walau jalannya terjal berliku dan Apabila sayapnya merangkummu Pasrahlah serta menyerah Walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukai mu
Translate
Minggu, 30 Juni 2013
Al Ghomiisho
Seorang pendamping yang
utama adalah seorang wanita yang terbimbing dan cerdik yang berkumpul padanya
kebaikan.
Seorang wanita dari ahlul
jannah adalah da’iyah ilalloh, mujahidah di jalan Alloh dan sabar atas musibah2
yang menimpanya, suka bertanya tentang agamanya, mulia dirumahnya dan
menunaikan perjanjian Alloh dan rosulNya.
Dialah Ummu Sulaim
Rodhiyallohu ‘anha, Al Ghomiisho’ bintu Milhan, ibunya Anas bin Malik
Rodhiyallohu ‘anhu, dan beliau adalah istri Abu Tholhah Rodhiyallohu ‘anhu.
Rosululloh Sholallohu ‘alayhi
wassalam berkata ;
“Diperlihatkan surga pada
ku, lalu aku melihat istri Abu Tholhah” (HR. Muslim 2457, dari hadist Jabir bin
Abdillah Rodhiyallohu’anhu )
dan dalam suatu riwayat, dari Anas bin Malik Rodhiyallohu'anhu, berkata Rosululloh sholallohu'alayhi wassallam, " Aku masuk surga, lalu aku mendengar suara, maka aku bertanya, " siapakah ini ?", mereka berkata, " Ini adalah Ghomiisho' binti mIlhan, ibunya Anas bin Malik" (Hr. Muslim)
mengapa Al Ghomiisho begitu istimewa ? lihatlah keutamaan2 beliau berikut :
*> Sebagai Da'iyah ilalloh tampak tinggi dalam kisah pernikahannya
Dari hadist Anas bin Malik Rodhiyallohu'anhu katanya : " Abu Tholhah melamar Ummu Sulaim, maka berkata Ummu Sulaim, " Demi Alloh, tidak ada orang yang sebanding dengan mu wahai Abu Tholhah. akan tetapi engkau adalah seorang lelaki kafir, seadangkan aku seorang muslimah, maka tidak halal bagiku untuk menikah dngn mu. bila engkau mau masuk Islam, maka itulah mahar ku dan aku tidak meminta kepadamu selain itu." kemudian Abu Tholhah masuk Islam, dan keislamannya itu adalah mahar pernikahannya" ( An nasai).
Berkata Tsabit "Aku tidak pernah mendengar seorang yang lebih muliamaharnya daripada Ummu Sulaim, yakni Islam".
*> Keikutsertaan Ummu Sulaim berjihad Fii Sabilillah
Sesungguhnya Ummu Sulaim banyak mengikuti peperangan bersama Rosululloh Sholallohu'alayhi Wassalam.
Dikeluarkan Muslim dalam Shahihnya dari Anas Rodhiyallohu'anhu " Rosululloh Sholallohu'alayhi Wassalam pernah berperang bersam Ummu Sulaim dan beberapa wanita Anshor. Merekalah yang mengambilkan air dan mengobati luka-luka".
*> Kesabaran Ummu Sulaim dapat terlihat dari sikapnya menghadapi kematian anaknya dari hasil pernikahannya dengan Abu Tholhah.
Dikeluarkan dari Bukhori dan Muslim dari hadist Anas bin Malik Rodhiyallohu'anhu, katanya : " adalah anak Abu Tholhah sakit. Abu Tholhah pergi dan anaknya meninggal. Ketika kembali ia bertanya pada istrinya, 'sedang apa anakku ?' Ummu Sulaim menjawab ' Ia sekarang lebih tenang keadaannya', Kemudian Ummu Sulaim menghidangkan makan malam, maka merekapun makan setelah itu tidur malam dan Abu Tholhah mencampurinya. Ketika Abu Tholhah telah menyelesaikan hajatnya, Ummu Sulaim berkata, ' Dia tinggal sebagaimana dulu'. Keesokan paginya Abu Tholhah mendatangi Rosululloh Sholallohu'alayhi Wassalam dan menceritakan pada beliau kejadian tersebut. Beliau bertanya, ' Apakah engkau mencampuri isrimu tadi malam ?' Abu Tholhah menjawab"ya". Beliau lalu berdoa " Ya Alloh berilah keberkahan untuk keduanya dimalam hari itu".
Kemudian Ummu Sulaim melahirkan seorang anak. Lalu Abu Tholhah berkata pada ku" jagalah anak ini sampai kamu menemui Naabi Sholallohhu'alayhi wassalam bersamanya. Maka dibawalah nak itu kepada nabi dan bersamanya beberpa biji kurma.
Nabi Sholallohu'alayhi Wassalam mengambil anak itu dan berkta " Apakah ada sesuatu bersamanya ?, mereka berkata " ya. Ada beberapa biji kurma"
Naabi Sholallohu'alayhi Wassalam mengambil kurma itu dan mengunyahnya lalu beiau mengeluarkanya dari mulut beliau dan beliau suapkan ke bayi itu dan anak itu beliau beri nama Abdulloh."
*> Adapun keantusiasannya dalam bertanya tentang agamanya adalah seperti yang dikeluarkan Bukhori dan Muslim.
Dari Ummu Salamah Ummul Mukminin Rodhiyallohu'anha katanya : " Ummu Sulaim istri Abu Tholhah sedang menemui Rosululloh Sholallohu'alayhi Wassalam dan bertanya ' Wahai Rosululloh, sesungguhnya Alloh tidak melu menyampaikan kebanaran, apakah wanita wajib mandi bila ia bermimpi ?', maka Rosululloh Sholallohu'alayhi Wassalam brkata " Ya. Bila ia melihat air mani".
*> Kedermawanan Ummu Sulaim di rumahnya dan ma'rifatnya bahwa Alloh 'Azza wa Jalla akan memberinya ganti kepada orang yang berinfaq di jalanNya
*> Adapun tentang wafa' nya terhadap apa yang dijanjikan Alloh adalah seperti yang dikeluarkan Bukhori dan Muslim
Dari Ummu 'Athiyah Rodhiyallohu'anha katanya " Kami berba'iat pada Nabi Sholallohu'alayhi Wassalam maka beliau mebacakan atas kami, bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatupun dengan Alloh ( Al Mumtahanah :12) dan melarang kami dari nihayah (meratapi mayit ). Mka para wanita diantara kami menarik tangannya kemudian berkata, fulanah telah menggembirakanku dan aku bermaksud membalasnya, maka aku tidak mengucap apa2. kemudian aku pergi dan datang lagi, maka tidak ada wanita yang menunaikan ba'iatnya kecuali Ummu Sulaim, Ummu Ala' dan anak perempuan Abi Saburoh istrinya Muadz atau anak perempuan Abi Saburoh dan Istri Muadz"
Selasa, 02 April 2013
Dear Zar
ada rasa sedih saat melihat mu bahagia
bukan karena aku tak ingin melihat mu bahagia
melainkan karena bukan aku yang membuat mu bahagia
itu menyakitkan.....
seperti pukulan ... yang sebenarnya ingin buat ku tersadar
mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
supaya aku dapat melihat tuhan
memakai kenangan ini untuk siap
sehingga dapat melahirkan semangat
dan
kemudian bangkit
tapi sampai saat ini ada satu hal yang membuat ku bangga menjadi aku
yaitu aku mencintai mu apa adanya
bukan karena aku tak ingin melihat mu bahagia
melainkan karena bukan aku yang membuat mu bahagia
itu menyakitkan.....
seperti pukulan ... yang sebenarnya ingin buat ku tersadar
mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
supaya aku dapat melihat tuhan
memakai kenangan ini untuk siap
sehingga dapat melahirkan semangat
dan
kemudian bangkit
tapi sampai saat ini ada satu hal yang membuat ku bangga menjadi aku
yaitu aku mencintai mu apa adanya
Selasa, 12 Maret 2013
Secarik Kertas
Huft! Kulemparkan saja secarik kertas itu sekenanya. Entah sudah keberapa kali, aku bahkan tak mengingatnya. Tapi aneh. Saat menjauh darinya, seketika itu juga aku ingin menamatkannya, lagi dan lagi. Aaargghh… ada apa dengan aku ini?!
“Bagaimana, apa sudah ada keputusan?”, wanita itu bertanya untuk kesekian kalinya.
“Mmm…”, balasku sambil memicingkan mata.
“Ya sudah, tak perlu terburu-buru. Pikirkanlah dulu baik-baik…”, ujarnya kemudian meninggalkanku sendiri.
***
Na…
Yang pertama, kamu harus ingat…
bahwa masalah pernikahan itu bukan urusan satu atau dua hari, tapi masalah seumur hidup kita.
Urusan generasi keturunan kita,bahkan dunia akhirat kita.
Yang kedua, ketahuilah bahwa ditolak perempuan itu sungguh menyakitkan bagi seorang laki-laki
begitu juga wanita, bahkan mungkin lebih sakit lagi, karena ia lebih terhanyut dengan perasaannya.
Maka jalanilah dengan sungguh-sungguh
Yang ketiga, jangan menikah sekedar karena kasihan atau perasaan semata
karena pernikahan seperti itu, buahnya sering pahit dirasa
rasa suka memang harus ada, tapi jangan jadikan itu dasar pertimbangan untuk sebuah pernikahan.
karena suka itu biasanya hadir karena sebab, kadang sebab itu bisa ada dan bisa hilang.
Kadang sebagian orang menikahi seseorang karena kasihan terhadap calonnya, ah sudah proses... kasihan kalau ditolak. cara seperti itu sungguh tidak benar
Perhatikan juga masalah kecocokan
contohnya kamu suka keluar rumah, berkarya eh suaminya suka menyendiri dan ingin selalu tinggal dirumah. itu kurang cocok…
sebagian keadaan memang saling melengkapi, pada banyak keadaan malah saling menyakiti. Ambillah contoh temanku. Dia rajin menulis, istrinya suka di rumah dan sering dicueki. kasihan istrinya, bisa-bisa stress.
Lihatlah kesamaan dan perbedaan antara dirimu dengannya,
Terutama persamaan tujuan hidup
kalau tujuan itu sudah berbeda, akan sangat merepotkan…
Mintalah ia menulis biodata tentang dirinya
bagaimana sifatnya menurut dia
pandangan hidupnya
pandangan dia setelah menikah nanti
dia menginginkan istri seperti apa
kita juga perlu mengetahui bagaimana pandangan seseorang tentang dirinya sendiri
kita bisa menilai banyak hal di situ
Lalu kita cari orang yang mengenal dia
dan menilainya dengan jujur
kalau dia punya twitter atau facebook
coba baca tulisan-tulisannya
perhatikan apa yang dia sukai dll-nya
Pengalamanku,
banyak yg jadi perantara itu hanya ingin menggabungkan saja, yang penting jadi
dan banyak informasi yang disampaikan berlebihan dari kenyataan yang ada
“Bagaimana, apa sudah ada keputusan?”, wanita itu bertanya untuk kesekian kalinya.
“Mmm…”, balasku sambil memicingkan mata.
“Ya sudah, tak perlu terburu-buru. Pikirkanlah dulu baik-baik…”, ujarnya kemudian meninggalkanku sendiri.
***
Na…
Yang pertama, kamu harus ingat…
bahwa masalah pernikahan itu bukan urusan satu atau dua hari, tapi masalah seumur hidup kita.
Urusan generasi keturunan kita,bahkan dunia akhirat kita.
Yang kedua, ketahuilah bahwa ditolak perempuan itu sungguh menyakitkan bagi seorang laki-laki
begitu juga wanita, bahkan mungkin lebih sakit lagi, karena ia lebih terhanyut dengan perasaannya.
Maka jalanilah dengan sungguh-sungguh
Yang ketiga, jangan menikah sekedar karena kasihan atau perasaan semata
karena pernikahan seperti itu, buahnya sering pahit dirasa
rasa suka memang harus ada, tapi jangan jadikan itu dasar pertimbangan untuk sebuah pernikahan.
karena suka itu biasanya hadir karena sebab, kadang sebab itu bisa ada dan bisa hilang.
Kadang sebagian orang menikahi seseorang karena kasihan terhadap calonnya, ah sudah proses... kasihan kalau ditolak. cara seperti itu sungguh tidak benar
Perhatikan juga masalah kecocokan
contohnya kamu suka keluar rumah, berkarya eh suaminya suka menyendiri dan ingin selalu tinggal dirumah. itu kurang cocok…
sebagian keadaan memang saling melengkapi, pada banyak keadaan malah saling menyakiti. Ambillah contoh temanku. Dia rajin menulis, istrinya suka di rumah dan sering dicueki. kasihan istrinya, bisa-bisa stress.
Lihatlah kesamaan dan perbedaan antara dirimu dengannya,
Terutama persamaan tujuan hidup
kalau tujuan itu sudah berbeda, akan sangat merepotkan…
Mintalah ia menulis biodata tentang dirinya
bagaimana sifatnya menurut dia
pandangan hidupnya
pandangan dia setelah menikah nanti
dia menginginkan istri seperti apa
kita juga perlu mengetahui bagaimana pandangan seseorang tentang dirinya sendiri
kita bisa menilai banyak hal di situ
Lalu kita cari orang yang mengenal dia
dan menilainya dengan jujur
kalau dia punya twitter atau facebook
coba baca tulisan-tulisannya
perhatikan apa yang dia sukai dll-nya
Pengalamanku,
banyak yg jadi perantara itu hanya ingin menggabungkan saja, yang penting jadi
dan banyak informasi yang disampaikan berlebihan dari kenyataan yang ada
Senin, 04 Maret 2013
¤ Inilah Caraku Mencintaimu...
Dengan tak menghubungimu,
tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu.
Mungkin ini tak biasa,
Tapi bagiku,
Inilah cara terbaik mencintaimu.
Aku mencintaimu dengan menjauh darimu,
Bukan karena aku membencimu,
Justru karena aku sangat mencintaimu,
Dan aku ingin menjagaku juga menjagamu,
Menjaga tulusnya hatimu, juga menjaga kesucian hatiku.
Inilah caraku mencintaimu,
Dalam diamku,
Dalam ketulusanku,
dalam kesucianku,
dalam cara tak biasaku,
Meski sulit,
Meski berat,
Meski sakit untukku,
namun ku tahu ini pilihan terbaik agar kita tak terlalu saling mengharap.
Karena berharap hanya pantas pada Sang Pemberi Nafas,
Karena berharap hanya pantas digantungkan pada Sang Pengatur Detak Jantung,
PadaNya kuharap Dia khan menjagamu untukku,
PadaNya kutitipkan hatimu,
Biarlah ku hanya bisa menyapamu lewat senandung do'a,
Agar Untukmulah segala kebaikan,
Agar bersamamulah segala keindahan.
Inilah caraku mencintaimu,,,
Bottom of Form
Sabtu, 02 Maret 2013
KEINGINAN TERBESAR SETIAP WANITA
Keinginan terbesar bagi setiap wanita adalah menjadi seorang istri yang baik bagi suaminya.
Yang pada akhirnya akan membawanya menjadi seorang ibu dari anak-anaknya.
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebut dengan "Pernikahan".
Merindukan seorang lelaki yang benar-benar punya komitmen yang jelas untuk menjadi imamnya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memujinya.
ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk merayunya
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memacarinya
Dan ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk mempermainkan hati dan perasaannya.
Akan tetapi.....
Ia sangat merindukan sosok seorang pemimpin yang mau menuntunnya menjadi seorang wanita yang bisa membawanya untuk memperbaiki ibadahnya
yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita mulia di hadapan Robbnya
yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita yang mengabdi pada imamnyakarena ia yakin bahwa itulah jalan yang akan membawanya menuju Ridho Nya
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebut sebagai "Pernikahan"
Yang pada akhirnya akan membawanya menjadi seorang ibu dari anak-anaknya.
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebut dengan "Pernikahan".
Merindukan seorang lelaki yang benar-benar punya komitmen yang jelas untuk menjadi imamnya.
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memujinya.
ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk merayunya
Ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk memacarinya
Dan ia sama sekali tidak merindukan seseorang yang datang hanya untuk mempermainkan hati dan perasaannya.
Akan tetapi.....
Ia sangat merindukan sosok seorang pemimpin yang mau menuntunnya menjadi seorang wanita yang bisa membawanya untuk memperbaiki ibadahnya
yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita mulia di hadapan Robbnya
yang mampu menjadikan dirinya menjadi seorang wanita yang mengabdi pada imamnyakarena ia yakin bahwa itulah jalan yang akan membawanya menuju Ridho Nya
Itulah salah satu alasan bagi setiap wanita mengapa ia begitu merindukan apa yang disebut sebagai "Pernikahan"
Kamis, 28 Februari 2013
Hati untuk mu...
Jauh dilubuk hati ku
masih terukir namamu
jauh didasar jiwa ku
engkau masih kekasih ku
tak bisa ku tahan laju angin
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati
meski raga ini tak lagi milik mu
namun didalam hati ku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
ku tahankan rasa cinta ini
dan ku berharap semua ini
bukanlah kekeliruan seperti yang ku kira
seumur hidup ku akan menjadi doa untuk mu
andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidup ku disisimu
namun ku tahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksa ku
sungguh sungguh menyiksakku
samar-samaar terdengar lagu ini dari kamar sebelah ( kamar adek ) ... hmmmm pikiran ku jadi melayang pada kenangan ku bersama lelaki itu... ya.... pernah kami melantunkan ini saat terdengar kata "putus" untuk yg pertama kali.... sediiiih... jadi melowww bawaannya..... but you know that i never give up....
masih berkabut sedih hari ini..... ada kegalauan... penyesalan.... dan entah lah....
Alloh...... masihkah lelaki jagoan ku itu ingat pada ku ?
ingatkah dia pernah menyanyikan lagu ini untuk ku.....
lagu ini sungguh masih hanya kutujukan untuk nya.... meski.......
tak bisa aku melupakan mu
walau kau bukan milik ku lagi
tak bisa aku hidup tanpa mu
terbiasa kau perhatikan aku
aku dan kamu
itu dia doa ku
aku dan kamu
itulah mimpi besar ku
bagaimana nasib cinta ku
hati ku masih hidup diraga mu
masih saja ku menganggapmu
aku pasangan mu seperti dahulu
ya. itulah doa yg selalu aku pinta pada Alloh.. agar suatu saat Dia memberiku kesempatan lagi untuk merajut bahagia kembali dengan mu
jadi Jangan pernah berkata selamat tinggal....... kareana mungkin di detik yg tak kita duga kita akan bisa bersama lagi dan mungkin mendebarkan jantung hati kita lagi....
when i watch you look at me, i think i could find a way to stand for every dream and forsake this solid ground and give up this fear within of what would happen if they end.
i reach to you, i know you can feel it to.
a thousand dreams i still believe, i'd make you give them all to me, i'd hold you in my arms and never let go........
masih untuk pemilik hati ku....
masih terukir namamu
jauh didasar jiwa ku
engkau masih kekasih ku
tak bisa ku tahan laju angin
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati
meski raga ini tak lagi milik mu
namun didalam hati ku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
ku tahankan rasa cinta ini
dan ku berharap semua ini
bukanlah kekeliruan seperti yang ku kira
seumur hidup ku akan menjadi doa untuk mu
andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidup ku disisimu
namun ku tahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksa ku
sungguh sungguh menyiksakku
samar-samaar terdengar lagu ini dari kamar sebelah ( kamar adek ) ... hmmmm pikiran ku jadi melayang pada kenangan ku bersama lelaki itu... ya.... pernah kami melantunkan ini saat terdengar kata "putus" untuk yg pertama kali.... sediiiih... jadi melowww bawaannya..... but you know that i never give up....
masih berkabut sedih hari ini..... ada kegalauan... penyesalan.... dan entah lah....
Alloh...... masihkah lelaki jagoan ku itu ingat pada ku ?
ingatkah dia pernah menyanyikan lagu ini untuk ku.....
lagu ini sungguh masih hanya kutujukan untuk nya.... meski.......
tak bisa aku melupakan mu
walau kau bukan milik ku lagi
tak bisa aku hidup tanpa mu
terbiasa kau perhatikan aku
aku dan kamu
itu dia doa ku
aku dan kamu
itulah mimpi besar ku
bagaimana nasib cinta ku
hati ku masih hidup diraga mu
masih saja ku menganggapmu
aku pasangan mu seperti dahulu
ya. itulah doa yg selalu aku pinta pada Alloh.. agar suatu saat Dia memberiku kesempatan lagi untuk merajut bahagia kembali dengan mu
jadi Jangan pernah berkata selamat tinggal....... kareana mungkin di detik yg tak kita duga kita akan bisa bersama lagi dan mungkin mendebarkan jantung hati kita lagi....
when i watch you look at me, i think i could find a way to stand for every dream and forsake this solid ground and give up this fear within of what would happen if they end.
i reach to you, i know you can feel it to.
a thousand dreams i still believe, i'd make you give them all to me, i'd hold you in my arms and never let go........
masih untuk pemilik hati ku....
Langganan:
Postingan (Atom)